Wisata Kuliner di Bali? Kunjungi 7 Tempat Makan Legendaris Berikut Ini

Saat Anda berkunjung ke Bali, jangan lupa untuk mampir ke tempat-tempat kuliner. Termasuk tempat kuliner yang legendaris dan tidak sedikit warung atau tempat makan yang sudah berdiri sebelum Indonesia merdeka.

Selain itu wisata kuliner sendiri sudah satu paket dengan liburan di sebuah tempat. Jadi jangan sampai terlewatkan, sayang jika sudah liburan ke tempat baru tapi tidak mencicipi makanan khas dari daerah tersebut. Di Bali ini banyak makanan atau kuliner halal, oleh karena itu para wisatawan muslim juga tidak perlu khawatir tidak bisa mencicipi makanan khas Bali tersebut.

7 Tempat Makan Legendaris di Bali

Warung Makan Mak Beng

Warung Makan Mak Beng ini termasuk tempat yang menyajikan ikan segar. Menurut cerita sudah ada sebelum Indonesia merdeka dan sudah sangat lama menjadi idola dari masyarakat Bali.

Menu andalannya berbahan ikan, seperti ikan kerapu, ikan tuna dan beberapa ikan segar lainnya. Pertama didirikan oleh Ni Ketut Tjuki atau Mak Beng dan diteruskan oleh cucunya bernama Tjuki atau Agus Mahendra. Tempatnya di Jalan Hang Tuah atau menuju Pantai Sanur dan memiliki menu populer berupa sup kepala ikan dan ikan goreng yang dipadukan dengan sambal.

Warung Men Wati

Warung Men Wati sudah berdiri puluhan tahun dan bertempat di Jalan Segara Ayu, Sanur Bali. Termasuk tempat makan legendaris yang menyajikan nasi campur. Para pengunjung yang datang juga selalu antre, karena makanannya banyak diburu masyarakat lokal sampai turis-turis.

Ukuran warungnya sendiri hanya 3×3 meter, menyajikan banyak lauk, Anda bisa memesan makanan untuk dibungkus atau dimakan langsung di depan warung. Tapi tahun lalu, Men Wati meninggal dan usaha warungnya diteruskan oleh anaknya bernama I Nyoman Sukadana atau Men Rame.

Untuk satu porsi nasi Bali, disajikan dengan makanan pelengkap lain. Seperti telur rebus, jukut urap, suwiran ayam, kacang goreng, sambal sampai kulit ayam goreng.

Sate Plecing Arjuna

Warung sate ini termasuk warung yang wajib dikunjungi. Tempatnya berada di Jalan Arjuna No. 47, Daun Puri Kaja Denpasar Utara. Sate tersebut diracik menggunakan sambal rempah khas dari Bali.

Terbuat dari campuran kemiri, bawang putih dan disiram dengan minyak panas dan perasan jeruk limau. Sedangkan jenis sate yang disajikan berupa plecing babi, sapi dan ayam.

Termasuk legendaris karena buka sudah sejak tahun 1990an, dibangun oleh sepasang suami istri bernama Tjo Hok Tjiang dan Tjiwie Giok. Sampai saat ini keduanya juga masih mengawasi kualitas rasa dari warung tersebut. Jadi rasanya masih sama seperti yang dulu.

Ayam Betutu Men Tempeh

Men Tempeh termasuk rumah makan yang menyediakan ayam betutu sejak tahun 1990-an. Menu andalannya berupa ayam betutu goreng dan ayam betutu kuah. Men Tempeh sendiri menggunakan ayam kampung dalam pembuatannya dan sampai saat ini sudah banyak disukai.

Lokasinya di Gilimanuk, Kabupatan Jembrana Bali. Memadukan masakan rempah khas Bali dan dipadukan dengan ayam kampung. Dimasak sampai empuk dan membuat ayam betutu semakin nikmat disantap dimakan dengan nasi hangat.

Murni’s Warung

Murni’s Warung ini miliki dari Ni Wayan Murni yang sudah buka dari tahun 1974. Berada di pinggiran bukit berseberangan dengan museum dan kediaman dari pelukis bernama Antonio Blanco.

Menu makanan yang disajikan warung legendaris ini berupa bebek betutu. Dipadukan dengan urap sayuran, nasi kuning dan srombotan dengan lalapan seperti irisan mentimun dan tomat. Meskipun sudah lama buka, tapi rasanya tidak berubah sejak 40 tahun ini.

Warung Wardani

Nasi campur sendiri termasuk makanan khas Bali yang wajib dicoba dan warung makan tersebut merupakan Wardani. Termasuk nasi campur khas Bali yang halal dan dikenal di kalangan masyarakat lokal Bali. Banyak menjadi incaran wisatawan yang berkunjung ke Bali.

Warung makannya terlihat sederhana, tanpa AC dan semua menu diletakkan dalam lemari display kaca. Menu yang tersedia terdiri dari sate sapi, sate lilit, dendeng sapi, udang goreng tepung, telur bumbu Bali, ayam suwir, sambal matah, tumis kacang panjang dan sambal merah.

Nasi Ayam Kedawetan Ibu Mangku

Kuliner yang satu ini sangat populer di Bali dan tidak pernah sepi pengunjung. Menu yang disajikan di Kedawetan Ibu Mangku menyediakan satu paket berisi nasi sate lilit, ayam, sambal kacang teri, sambal pedas, urap dan telur.

Menggunakan konsep lesehan dan letak rumah makannya berada di Jalan Kedawetan 18, Ubud. Jika datang ke sini Anda tidak akan menyesal saat mencicipinya, apalagi menu yang disajikan halal semua.

Selain tempat makan di atas, ada banyak tempat makan legendaris lainnya. Seperti bebek tepi sawah, warung mina, warung persinggahan merta sari dan tempat makan legendaris lainnya.

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]
HomeInfoWisata Kuliner di Bali? Kunjungi 7 Tempat Makan Legendaris Berikut Ini

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.